halaman

Tampilkan postingan dengan label Berita Media. Tampilkan semua postingan

gravatar

Susu Kambing Ettawa, Permintaan Tinggi Produksi Rendah

Kapanlagi.com - Susu kambing Ettawa makin diminati oleh masyarakat karena berbagai khasiat yang dimilikinya, namun tingginya permintaan pasar belum mampu terpenuhi karena produksi masih rendah.

"Susu kambing peranakan Ettawa sebenarnya merupakan bisnis yang menjanjikan, karena produk susu ini mulai diminati masyarakat yang tahu akan keunggulannya," kata Penanggung jawab Lapang Koperasi Daya Mitra Primata (DMP), Heryadi (43) di Bogor, Jumat (08/08/08).

Peternakan yang terletak di Jalan Cikarawang, Bogor, Jawa Barat dan berdiri pada tahun 2002 ini awalnya memiliki 15 ekor kambing peranakan Ettawa yang merupakan hasil persilangan antara kambing Ettawa asal India dan Kambing Jawa.

gravatar

Awasi Penjualan Kambing Peranakan Ettawa

Rabu, 14 Oktober 2009 | 11:06 WIB

SEMARANG, KOMPAS - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta pengawasan lebih ketat atas perpindahan pejantan unggul kambing peranakan ettawa atau PE dari Kabupaten Purworejo. Saat ini disinyalir cukup banyak kambing jantan PE kualitas unggul yang dijual ke Malaysia sehingga berpotensi menurunkan kualitas PE lokal.

"Saya sudah sampaikan ke unit pelaksana teknis daerah (Kaligesing, Purworejo). Saat pasaran, kalau ada kambing unggul dijual, dibeli dahulu lalu dikembangkan sehingga bibit unggul itu bisa disalurkan lagi ke masyarakat," kata Bibit seusai penyerahan sejumlah bantuan, termasuk kambing PE di Desa Genting, Jambu, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10). Kambing PE adalah hasil persilangan antara kambing ettawa asal India dan kambing lokal Kaligesing.

gravatar

Batasi Ekspor Kambing Unggul ke Malaysia

Sumber:http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/13/20013271/batasi.ekspor.kambing.unggul.ke.malaysia.

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta perpindahan pejantan unggul kambing peranakan ettawa atau PE dari Kabupaten Purworejo diawasi lebih ketat. Saat ini ada sinyalemen cukup banyak kambing jantan PE kualitas unggul yang dijual ke Malaysia sementara kondisi kualitas PE di tingkat lokal.

"Sebenarnya saya sudah sampaikan ke unit pelaksana teknis daerah yang ada di sana (Kaligesing, Purworejo) untuk diawasi. Saat pasaran, kalau ada kambing unggul dijual, dibeli dahulu lalu dikembangkan, sehingga bibit unggul itu bisa disalurkan lagi ke masyarakat. Jadinya enggak ke mana-mana," kata Bibit seusai penyerahan sejumlah bantuan, termasuk kambing PE di Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10).